Detail Berita

Foto

Tetap Bernilai Meski Diinjak: Amanat Inspiratif Ustadz Nailurrobikh Bangkitkan Mental Juara Ananda

Sokaraja, 09 Februari 2026 β€” Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih kembali dilaksanakan dengan penuh khidmat di halaman SD IT Annida Sokaraja pada Senin pagi (09/02/2026). Kegiatan rutin setiap awal pekan ini tidak hanya menjadi sarana menumbuhkan cinta tanah air, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan mental tangguh bagi seluruh ananda .

Bertindak sebagai pembina upacara, Ustadz Nailurrobikh, S.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, membuka kegiatan dengan sapaan hangat dan dialog ringan kepada peserta upacara. Suasana pagi terasa lebih hidup, penuh semangat, dan membangun kedekatan antara pembina dengan ananda .

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga memberikan apresiasi kepada petugas upacara yang telah menjalankan tugas dengan baik, penuh keberanian, dan rasa percaya diri. Apresiasi ini menjadi motivasi tersendiri agar ananda semakin semangat dalam berlatih tanggung jawab dan kepemimpinan .

Upacara berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kekhusyukan. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan disiplin, menunjukkan semangat nasionalisme dan kebersamaan yang kuat .

🌟 Amanat Penuh Makna: Tetap Bernilai Meski Diremehkan πŸ’Ž

Pada sesi amanat, Ustadz Nailurrobikh menyampaikan pesan inspiratif bertema β€œTetap Bernilai Meski Diinjak: Rahasia Menjadi Pribadi 100 Ribu” . Dengan media sederhana berupa selembar uang seratus ribu rupiah, beliau mengajak ananda berpikir secara reflektif.

Uang tersebut diremas, dijatuhkan, bahkan diinjak hingga terlihat kotor. Namun, ketika ditawarkan kembali, semua ananda tetap menginginkannya. Dari sini, beliau menanamkan pesan penting bahwa nilai sejati tidak pernah hilang hanya karena keadaan, perlakuan orang lain, atau kesulitan hidup.

Beliau menegaskan bahwa setiap ananda memiliki potensi dan harga diri yang tinggi. Oleh karena itu, tidak boleh mudah minder, putus asa, atau merasa tidak berharga hanya karena pernah dibully, diremehkan, atau dijatuhkan oleh orang lain.

β€œYang paling tahu nilai diri kita adalah diri kita sendiri,” pesan beliau dengan penuh ketegasan dan empati.

πŸ“š Tiga Pilar Menjadi Pribadi Bernilai πŸ’―

Dalam amanatnya, Ustadz Nailurrobikh menguraikan tiga kunci utama agar seseorang memiliki nilai tinggi dalam kehidupan:

Pertama, Pengetahuan πŸ“–πŸ§ .
Pengetahuan menjadi fondasi utama dalam membentuk pola pikir, sikap, dan tindakan. Dengan ilmu, seseorang mampu memahami dunia, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan yang bijak.

Kedua, Keterampilan πŸ› οΈπŸŽ―.
Baik hard skill, soft skill, maupun life skill, semuanya penting untuk mengembangkan potensi diri. Keterampilan menjadikan seseorang mandiri, produktif, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Ketiga, Attitude atau Sikap ❀️🀝.
Inilah kunci utama. Tanpa sikap yang baik, pengetahuan dan keterampilan tidak akan bermakna. Attitude menjadi pengikat yang membuat seluruh potensi seseorang bernilai sempurna. Rendah hati, jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan menghormati orang lain adalah karakter yang harus terus dilatih sejak dini.

Beliau mengibaratkan angka β€œ100”. Angka satu di depan akan bermakna jika diikuti dua nol. Namun jika sikap hilang, maka nilai tersebut menjadi nol. Artinya, sehebat apa pun seseorang, tanpa karakter yang baik, nilainya akan runtuh .

πŸš€ Menumbuhkan Mental Tangguh dan Jiwa Pemimpin 🌟

Amanat tersebut menjadi suntikan motivasi yang kuat bagi seluruh ananda. Pesan tentang percaya diri, ketangguhan mental, dan pentingnya menjaga karakter diharapkan mampu membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual.

Melalui kegiatan upacara ini, SD IT Annida Sokaraja terus berkomitmen menanamkan nilai-nilai kebangsaan, keislaman, dan karakter unggul dalam setiap aktivitas pembelajaran.

Dengan semangat β€œtetap bernilai meski diinjak”, ananda diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang kuat, optimis, dan siap menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas.


✨ Tagline:
🌈 β€œSD IT Annida Sokaraja: Mendidik dengan Hati ❀️, Menguatkan Karakter πŸ’ͺ, Mencetak Generasi Bernilai Tinggi 🌟.”