Detail Berita

Foto

Senyum yang Menguatkan, Salam yang Mendoakan: Menumbuhkan Budaya 5S di SD IT Annida Sokaraja oleh Ustadzah Yuli Ernawati, S.Pd.I.

Sokaraja, Senin, 14 September 2026 — Senin pagi kembali menjadi momentum bagi keluarga besar SD IT Annida Sokaraja untuk menumbuhkan semangat kedisiplinan, nasionalisme, sekaligus membangun karakter mulia melalui Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih.

Upacara yang dilaksanakan pada pukul 07:30–08:10 WIB di halaman SD IT Annida Sokaraja berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat. Bertindak sebagai pembina upacara, Ustadzah Yuli Ernawati, S.Pd.I., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SD IT Annida Sokaraja, mengajak seluruh ananda untuk tidak hanya menjadi pribadi yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan budaya positif dalam kehidupan sehari-hari.

🌱 Dimulai dengan Sapaan, Dibangun dengan Keteladanan

Ada hal sederhana yang membuat suasana upacara pagi itu terasa hangat. Sebelum menyampaikan amanat, pembina upacara menyapa para peserta dengan menanyakan kabar mereka.

Sapaan sederhana tersebut menjadi pengingat bahwa sekolah bukan sekadar tempat untuk belajar berbagai ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang untuk membangun hubungan yang baik, saling menghargai, dan menghadirkan suasana yang menyenangkan.

Ustadzah Yuli juga menyampaikan apresiasi kepada para petugas upacara yang telah menjalankan tugas dengan baik, berani, dan percaya diri. Apresiasi tersebut menjadi bentuk penghargaan atas keberanian ananda untuk mengambil tanggung jawab dan belajar tampil di hadapan banyak orang.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh peserta upacara yang semakin menunjukkan sikap tertib dan khidmat selama kegiatan berlangsung.

“Terima kasih kepada petugas upacara yang sudah melaksanakan tugasnya dengan sungguh-sungguh. Terima kasih juga kepada seluruh peserta upacara yang sudah mulai tertib dan khidmat,” menjadi pembuka sebelum pesan utama disampaikan.

😊 5S: Sederhana Diucapkan, Besar Maknanya

Dalam amanatnya, Ustadzah Yuli mengangkat tema “Budaya Sekolah SD IT Annida Sokaraja: 5S”, yaitu:

Senyum – Salam – Sapa – Sopan – Santun.

Lima kata yang tampak sederhana tersebut sejatinya merupakan bagian penting dari pembentukan karakter ananda. 5S bukan sekadar slogan yang tertulis di lingkungan sekolah, bukan pula sekadar kebiasaan yang dilakukan ketika ada ustadz atau ustadzah.

Lebih dari itu, 5S merupakan budaya yang perlu dihidupkan dalam keseharian.

Karena pendidikan karakter tidak cukup hanya dipelajari. Karakter harus dibiasakan, dilakukan berulang-ulang, kemudian tumbuh menjadi bagian dari kepribadian.

😊 Senyum: Tanda Bahagia dan Kebaikan

“Mana senyum manisnya semuanya?”

Pertanyaan tersebut disambut dengan senyum para ananda.

Ustadzah Yuli mengajak ananda memahami bahwa senyum merupakan salah satu tanda kebahagiaan. Senyum juga dapat menjadi cara sederhana untuk menghadirkan energi positif kepada orang lain.

Senyum kepada teman, ustadz, ustadzah, maupun siapa pun yang ditemui dapat menjadi awal dari hubungan yang lebih hangat.

Dalam kesempatan tersebut, ananda juga diajak mengingat pesan Rasulullah ﷺ bahwa senyum kepada sesama merupakan sedekah.

Artinya, kebaikan tidak selalu harus dilakukan dengan sesuatu yang besar. Bahkan sebuah senyum yang tulus pun dapat bernilai kebaikan.

🤲 Salam: Doa Keselamatan untuk Sesama

Selanjutnya adalah Salam.

Ustadzah Yuli mengajak seluruh ananda untuk membiasakan mengucapkan salam ketika bertemu dengan orang lain. Salam bukan hanya sapaan, tetapi juga mengandung doa keselamatan dan kebaikan.

Ananda diajak untuk membiasakan salam kepada ustadz dan ustadzah, kepada teman, maupun kepada orang lain yang ditemui.

Dengan membiasakan salam, sekolah tidak hanya membangun budaya komunikasi yang baik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keislaman dalam setiap interaksi.

👋 Sapa: Hadirkan Kehangatan dalam Pertemuan

Kemudian ada Sapa.

Ketika bertemu teman atau ustadz/ustadzah, jangan lewat begitu saja. Sapa dengan baik. Tunjukkan bahwa kita menghargai keberadaan orang lain.

Sapaan sederhana seperti “Selamat pagi”, “Apa kabar?”, atau sapaan positif lainnya dapat membuat seseorang merasa dihargai dan diperhatikan.

Karena terkadang, hal kecil yang kita lakukan bisa memberikan dampak besar bagi perasaan orang lain.

🙏 Sopan dan Santun: Identitas Ananda SD IT Annida Sokaraja

Dua nilai berikutnya adalah Sopan dan Santun.

Ustadzah Yuli menegaskan bahwa sikap sopan dan santun seharusnya menjadi salah satu tanda yang melekat pada diri ananda SD IT Annida Sokaraja.

Contohnya sangat sederhana.

Ketika hendak keluar kelas, izin terlebih dahulu. Ketika ingin meminjam sesuatu milik teman, minta izin terlebih dahulu. Ketika membutuhkan bantuan, sampaikan dengan bahasa yang baik.

Ananda juga diajak membiasakan “4 Kata Ajaib”, yaitu:

Terima kasih.
Permisi.
Minta tolong.
Minta maaf.

Empat ungkapan tersebut mungkin terdengar sederhana, tetapi memiliki kekuatan luar biasa dalam membangun hubungan yang sehat dan penuh penghargaan.

“Terima kasih” mengajarkan apresiasi.

“Permisi” mengajarkan penghormatan.

“Minta tolong” mengajarkan kerendahan hati.

“Minta maaf” mengajarkan keberanian untuk mengakui kesalahan.

✨ Bukan Sekadar Budaya, tetapi Menjadi Karakter

Pesan utama dari amanat tersebut sangat jelas: 5S jangan berhenti sebagai kata-kata.

Senyum harus terlihat dalam keseharian.

Salam harus terdengar dalam setiap perjumpaan.

Sapa harus hadir dalam interaksi.

Sopan harus tercermin dalam perilaku.

Santun harus menjadi karakter.

Jika dilakukan bersama-sama dan terus-menerus, 5S bukan lagi sekadar budaya sekolah. Ia akan menjadi identitas dan karakter ananda SD IT Annida Sokaraja.

Sebab sekolah yang hebat bukan hanya sekolah yang mampu melahirkan ananda berprestasi, tetapi juga sekolah yang mampu menumbuhkan generasi yang berilmu, beradab, percaya diri, dan mampu menghargai sesama.

Upacara Senin pagi pun menjadi lebih dari sekadar rutinitas. Di dalamnya terdapat proses pembentukan karakter, penguatan kedisiplinan, penumbuhan rasa nasionalisme, serta pengingat untuk terus mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Semoga setiap Senin menjadi awal yang baik untuk melangkah lebih disiplin, lebih semangat belajar, dan semakin baik dalam akhlak.

Karena perubahan besar selalu dimulai dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan dengan istiqamah. 🌱


“Senyumkan Wajah, Ucapkan Salam, Tebarkan Sapaan, Junjung Kesopanan, Wujudkan Kesantunan.”

5S bukan sekadar budaya sekolah.
5S adalah karakter ananda SD IT Annida Sokaraja.

SD IT ANNIDA SOKARAJA
Religius • Cerdas • Humanis
Cinta Al-Qur’an dan As-Sunah, Unggul dalam Teknologi Informasi